banner 728x250

Pidato Berkelas Walikota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman Buka Rakerwil VI APEKSI 2026 : Kolaborasi Bukan Pilihan, Tapi Strategi Mutlak”

KENDARI – Di tengah tekanan fiskal dan beratnya tantangan pembangunan, Walikota Ternate Dr. H.M. Tauhid Soleman menyampaikan pidato berkelas saat membuka Rapat Kerja Komisariat Wilayah VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Hotel Claro, Rabu 3/6/2026.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Inklusi dan HAM APEKSI, Tauhid menegaskan satu pesan kunci: kolaborasi antar daerah bukan lagi pilihan, melainkan strategi mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Pemerintah daerah sedang menghadapi situasi pelik. Dinamika geopolitik dan tekanan ekonomi global memaksa kita tetap memutar roda pembangunan, meski kapasitas anggaran dari pusat sangat terbatas,” ujarnya di hadapan para wali kota se-Indonesia.

Ia merinci tantangan yang sama-sama dihadapi kota-kota: isu transfer ke daerah, pembatasan belanja pegawai, persoalan PPPK, hingga proyek strategis nasional. Belum lagi problem sektoral seperti sampah, tata kelola digital, hingga mitigasi bencana.

Dari Ternate untuk Indonesia: Solusi Lewat Berbagi
Tauhid mengajak seluruh kepala daerah menjadikan APEKSI sebagai ruang berbagi best practice. Ia mencontohkan solidaritas antardaerah saat bencana melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh baru-baru ini.

“Melalui wadah APEKSI, berbagai kota mampu bergerak cepat memberikan dukungan nyata bagi daerah yang terdampak,” katanya.

Pesan paling menggugah: jangan menyerah pada keterbatasan. Jadikan itu pemantik inovasi.

“Intinya kita tidak boleh terpuruk. Tantangan harus menjadi cambuk untuk berinovasi melalui kolaborasi demi keberhasilan pembangunan,” tegas Wali Kota Ternate dua periode itu.

Local Goes Global: Ternate Beraksi
Untuk mendongkrak daya saing, APEKSI kini menyusun buku City Branding & Center of Excellence berisi potensi unggulan 98 kota. Strateginya jelas: “Local Goes Global” agar produk daerah menembus pasar internasional.

Aksi nyata sudah berjalan:

  1. Promosi Regional: Pengenalan potensi Ternate dan Tidore di Hotel Borobudur Jakarta.
  2. Pasar Internasional: Produk unggulan Mojokerto tampil di Indonesia Fair 2026 Nagoya, Jepang.
  3. Kemitraan Strategis: Kolaborasi dengan GIZ SETI untuk konservasi energi, PIJAR Foundation untuk kesehatan-iklim, dan Bank BTN untuk skema pembiayaan alternatif.

Di sisi regulasi, APEKSI membentuk Kelompok Kerja khusus mengkaji revisi UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hasilnya akan digodok di Rakernas XVIII APEKSI 28 Juni–4 Juli 2026 di Medan.

Rakerwil Komwil VI yang dihadiri para wali kota dan jajaran ini menjadi “lumbung rekomendasi” sebelum dibawa ke forum nasional. Dan pidato Tauhid Soleman menjadi pembuka yang mengingatkan: di tengah keterbatasan, kota-kota Indonesia hanya bisa menang kalau bergerak bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *