Rizal Marsaoly Unggul lagi di Survei Terbaru, Sinyal Kuat Dukungan Masyarakat Menjelang Pilwako Ternate
TERNATE — Kontestasi Pemilihan Wali Kota Ternate kian terasa di tengah masyarakat. Hasil survei terbaru Lembaga Survei Ekonomi Politik menunjukkan nama Rizal Marsaoly sebagai figur muda yang paling mendapat tempat di hati warga.
Survei yang digelar 20 Maret hingga 5 April 2026 ini melibatkan 800 responden dari seluruh kecamatan di Kota Ternate. Menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, data dikumpulkan lewat wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.
Elektabilitas Rizal Konsisten Memimpin di Semua Simulasi
Pada simulasi pertanyaan terbuka, Rizal Marsaoly meraih 36,6 persen dukungan. Angka ini menempatkannya di atas Abubakar Abdullah 19,0 persen, Nasri Abubakar 12,0 persen, dan Erwin Umar 11,8 persen. Nama lain seperti Merlisa Marsaoly, Husni Bopeng, Jasri Usman, Muhajirin Bailusy, dan Nurlela Syarif masih berada di bawah 10 persen.

Saat simulasi dikerucutkan menjadi lima nama, dukungan untuk Rizal naik menjadi 39,0 persen. Ia tetap unggul atas Abubakar Abdullah 23,5 persen, Nasri Abubakar 15,6 persen, Erwin Umar 15,3 persen, dan Jasri Usman 5,5 persen.
Dalam simulasi empat nama, pola dukungan semakin jelas. Rizal memperoleh 41,4 persen, diikuti Abubakar Abdullah 36,3 persen, Nasri Abubakar 21,5 persen, dan Merlisa Marsaoly 10,0 persen. Komposisi ini membuka potensi pertarungan dua poros utama jika kandidat semakin terbatas.
Dinamika Lapangan Masih Terbuka, Sosialisasi Jadi Kunci
Direktur Lenskip Maluku Utara, Nasotion Abdullah menegaskan hasil survei ini adalah potret awal. “Elektabilitas bisa berubah seiring waktu, terutama jika melihat dinamika politik lokal, koalisi partai, serta pergerakan kandidat di lapangan,” ujarnya.
Artinya, meski saat ini Rizal Marsaoly berada di posisi teratas, ruang sosialisasi masih sangat menentukan. Pergerakan turun ke masyarakat, dialog dengan tokoh komunitas, dan penguatan jaringan di tingkat kelurahan akan jadi faktor penentu arah dukungan ke depan.
Dengan jadwal Pilwako yang kian dekat, kontestasi dipastikan berlangsung kompetitif. Warga Ternate kini menanti langkah nyata para kandidat untuk menyapa, mendengar, dan menawarkan solusi langsung di tengah masyarakat.














