banner 728x250

Tampil di SAMURAI : Sekda Dr.H.Rizal Marsaoly Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Responsif

Ternate, 6 Maret 2026 – Dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan dan memenuhi aspirasi masyarakat, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan yang responsif dalam menghadapi berbagai permasalahan kota. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Responsive Man: Problematika Kota dan Urgensi Kepemimpinan yang Responsif”, yang digelar Solidaritas Aksi Mahasiswa untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Maluku Utara di Pusat Interaksi Ide dan Gagasan (Pigas), Kelurahan Kalumata, malam ini.

Acara yang dihadiri kalangan mahasiswa dan masyarakat ini sekaligus menjadi wadah refleksi dan peneguhan langkah strategis dalam pembangunan Kota Ternate yang berorientasi pada kebutuhan rakyat. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis seperti pengelolaan sampah, pasar higienis dan tradisional, aktivitas galian C, hingga pengelolaan limbah menjadi perhatian utama.

Rizal Marsaoly mengawali sesi dengan berbagi perjalanan hidupnya dari dunia perbankan hingga bergabung ke pemerintahan. Ia menyebutkan bahwa pengalaman di masa lampau memberinya wawasan luas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Saya tertarik dengan kepemimpinan Samsir Andili yang santai dan dekat dengan rakyat, sehingga saya memutuskan bergabung ke birokrasi untuk memberi kontribusi maksimal,” ungkapnya.

Sekda menuturkan bahwa pembangunan Kota Ternate berlangsung secara berkesinambungan melalui tiga masa kepemimpinan, yakni Samsir Andili, Hi. Bur, dan saat ini di bawah Wali Kota Tauhid Soleman. Masing-masing fase, menurutnya, menyusun bagian dari rangkaian visi besar menuju kota yang lebih maju.

“Setiap periode saling melengkapi, karena pencapaian pembangunan selalu berkelanjutan dari masa ke masa,” ujarnya.

Selain menyoroti strategi pembangunan, Rizal juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang aktif menyuarakan aspirasi melalui diskusi dan aksi di lapangan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan perubahan nyata.

“Peran mahasiswa sebagai kontrol sosial sangat penting, dan dukungan mereka harus terus didorong,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sekda menyoroti persoalan pengelolaan pasar dan kemacetan di Kota Ternate. Ia mengungkapkan rencana pembangunan flyover dari Bandara Babullah menuju kawasan Pasar untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan aksesibilitas.

Selain itu, Rizal juga mendorong penataan pedagang agar tertata rapi dan tertib, serta mengajak seluruh elemen masyarakat turut serta dalam pengelolaan sampah. Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan saat ini sedang disusun regulasi terkait tata kelola sampah untuk memperkuat sistem yang ada.

“Lurah dan camat harus menjadi garda terdepan dalam merespons kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Menutup sesi, Rizal mengajak mahasiswa Samurai Malut untuk berkolaborasi melakukan aksi bersih-bersih sampah usai Hari Raya Idulfitri sebagai bentuk nyata komitmen bersama membangun Kota Ternate yang bersih, tertata, dan makmur.

“Bersama kita ciptakan Ternate yang lebih baik untuk generasi masa depan,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *