banner 728x250

Ulama dan Pengamat Desak Pemerintah Cari Investor Baru Ganti PT.Ormat

JAKARTA – Kalangan Ulama dan pengamat hukum serta politik mendesak Pemerintah mencari investor baru menggantikan PT.Ormat Gethermal Indonesia sebagai pengelola proyek energi panas bumi atau geothermal Talaga Ranu, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Mereka menilai PT.Ormat Technologi Inc dengan bendera PT.Ormat Geothermal Indonesia yang disebut-sebut terafiliasi dengan sistem ekonomi israel sangat resisten dengan kepentingan bangsa indonesia baik ekonomi dan stabilitas keamanan seiring pula semangat global yang memboikot kepentingan ekonomi Israel hampir diseluruh belahan dunia.

“Pemerintah harus mencari investor baru yang lebih pruden dengan kepentingan nasional baik ekonomi dan stabilitas sosial dan keamanan”ujar Muslim Arbi tegas.

Sebelumnya kalangan Ulama Maluku Utara telah menyatakan sikap menolak PT.Ormat Geothermal Indonesia mengelola proyek geothermal Talaga Ranu, Jailolo, Halmahera Barat dengan alasan konstitusi dan kemanusiaan.

Muslim Arbi mengingatkan pemerintahan presiden prabowo bahwa dengan alasan kemanusiaan, seluruh dunia sedang melakukan boikot masal ekenomi israil yang berbasis di amerika.Kebijalan ekstrem ini dikhawatirkan menurunkan martabat dan posisi tawar Indonesia di kencah global kata dia.

Muslim juga secara hukum menyoroti Isu sosial dan keumatan : ini akan mencederai bathin ummat islam yang mayoritas di malut yang pasti menolak kehadiran israel ada di malut”ujarnya me jelaskan.

Sumber lain juga mengingatkan bahwa, kahadiran perusahan yahudi itu punya potensi memicu konflik antar kelompok juga cukup besar.

Sumber media ini ikut membeberkan data kejahatan israel terhadap warga gaza yang sangat memilukan umat muslim.

“Bagaimana persaan ummat yang dibantai dalam kekejaman penjajah israel kalau 75.000 shaheed terbantai”

“Lebih 100.000 luka luka dan 25.000 shuhada adalah anak kecil lebih 20.000 wanita dan orang tua”beber sumber ini seolah mengingatkan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *