LABUHA — Tanggal 20 Februari 2026 kemarin, genap setahun Bassam Kasuba, S.Kom.M.Kom – Helmi Umar Muchsin memimpin kabupaten Halmahera Selatan, sejak dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto tanggal 20 Februari 2025 di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
Sejauh mana duet Senyum Hal-Sel ini memimpin kabupaten Halmahera Selatan dalam 1 tahun ini, publik memberikan penilaian tersendiri.
Assoc Prof.Dr.Sofyan Abas dan Dr.Muammil Sunan, dua pakar kebijakan publik dan pakar ekonomi dari UMMU Ternate dan Unkhair ini memberikan penilaian tersendiri terhadap kepemimpinan putra Dr.H.Muhammad Kasuba, mantan Bupati hal-sel dua periode dan almarhum Umar Muchsin, politisi kawakan Maluku Utara in.
Sofyan Abas dan Muammil Sunan menilai bahwa ditengah tantangan multikoplekstitas baik geografis, sosial dan politik, duet pemimpin dengan visi Senyum Hal- Sel itu dinilai berhasil memimpin Halmahera selatan.Reformasi birokrasi berbasis nilai, capaian UHC, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, program agromaritim, pendidikan dan kesehatan mencapai kemajuan yang berarti.
“1 tahun memimpin, Bassam – Helmi sukses”.Demikian penilaian dua pakar ekonomi dan kebijakan publik, Assoc Prof. Dr. Sofyan Abas dan Dr.Mummil Sunan kepada media ini.
“Indikatornya jelas seperti capaian UHC, pembangunan jalan pulau Makian dan program agro maritim”ujar calon terkuat rektor UMMU Ternate ini.
Sementara Dr.Muammil Sunan menilai, Pemerintahan Hal-Sel di bawah Bassam Kasuba dikenal memiliki perhatian pada sektor-sektor yang menyentuh masyarakat langsung, seperti; pendidikan, kesehatan dan insentif keagamaan.
Ekonom kritis ini mengatakan bahwa Keberhasilan Bassam – Helmi dalam menjaga ritme birokrasi agar tetap produktif pasca-transisi kepemimpinan merupakan catatan penting. Dia juga memberikan perhatian pada Penataan personil yang berbasis kompetensi (meski sering menjadi perdebatan politik) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik.
Muammil menggarisbawahi, Bassam – Helmi juga terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan fokus pada sektor yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Upaya mendorong sektor perikanan dan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Hal ini mencakup pemberian bantuan alat tangkap bagi nelayan dan sarana produksi pertanian (saprodi) bagi petani.
Muammil tak luput mengapresiasi keberhasilan Bassam – Helmi dalam menciptakan stabilitas fiskal dan ekonomi daerah.Menurutnya, ditengah tantangan kebijakan efesiensi oleh pemerintahan prabowo – Gibran, Bassam – Helmi mampu menjamin stabilitas fiskal daerah bagi stabilitas belanja pembangunan.
“Patut kita apresiasi, Bassam – Helmi berhasil melewati tantangan kebijakan efesiensi dengan stabilitas fiskal daerah yang stabil, belanja program pembangunan berjalan stabil”ujar Muammil mengapresiasi.
Secara khusus Muammil juga menyoroti capaian UHC sebagai prestasi yang membanggakan.Keberhasilan itu terkait langsung dengan kebutuhan masyarakat kurang mampu agar bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis.
“Saya kira patut diapresiasi, ditengah sempit nya ruang fiskal, Bassam – Helmi mampu memenuhi kebutuhan UHC agar rakyat hal-Sel bisa berobat secara gratis”
keberhasilan ini bakal menjadi tonggak penting dan strategis sebagai pijakan kebijakan pembangunan tahun 2026.
Tentu capaian sukses setahun ini bukanlah akhir namun menjadi awal yang baik untuk menatap pembangunan Halmahera selatan dengan penuh optimis.
Sementara itu, pemda Halmahera selatan sejauh ini belum menggelar publik ekspos 1 tahun kepemimpinan Bassam – Helmi.Padahal paparan publik capaian pembangunan ini penting terutama bagi investor melihat peluang usaha di Halmahera Selatan.***












