banner 728x250

SIGAP! Sekda Rizal Marsaoly Gerak Cepat Bentuk Posko Gempa 7,6 SR di Ternate

TERNATE – Pemerintah Kota Ternate bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah tersebut, Kamis pagi. Kurang dari dua jam pascagempa, Sekretaris Daerah Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly, langsung membentuk posko tanggap darurat sebagai pusat koordinasi penanganan bencana.

Langkah sigap itu merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Ternate untuk memastikan respons cepat dan terkoordinasi di lapangan. Posko gempa dipusatkan di eks Kantor Wali Kota Ternate, kawasan Stadion Gelora Kie Raha.
“Berdasarkan instruksi Bapak Wali Kota, saya langsung mengambil kebijakan membentuk posko gempa untuk meng-update perkembangan situasi dan mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Rizal.

Ia menegaskan, posko tersebut menjadi pusat informasi sekaligus pengendali operasi lapangan, termasuk pengumpulan data dampak gempa yang masih terus diperbarui secara berkala.

Dari laporan awal, gempa menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Pulau Batang Dua. Beberapa rumah warga dan rumah ibadah dilaporkan mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.
“Di Batang Dua, terdapat sejumlah rumah warga dan rumah ibadah yang terdampak. Kami masih melakukan pendataan secara menyeluruh melalui perangkat kelurahan,” jelasnya.

Sementara itu, di wilayah daratan Kota Ternate, tercatat satu unit rumah di Kelurahan Gambesi mengalami kerusakan. Namun, pemerintah memastikan proses pendataan masih berlangsung untuk memastikan potensi dampak lain.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Aktivitas masyarakat di Kota Ternate juga terpantau masih berjalan normal, meski warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Rizal mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, untuk menjauhi pantai sementara waktu menyusul adanya peringatan potensi tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
“Kami minta masyarakat, khususnya di Batang Dua dan wilayah pesisir, untuk sementara menghindari area pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi sebagai langkah mitigasi,” tegasnya.

Pemerintah Kota Ternate juga terus berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat guna memastikan informasi tersampaikan dengan cepat dan akurat kepada warga.

Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta menunda aktivitas melaut hingga situasi dinyatakan aman.
Sebagai langkah lanjutan, Rizal menyatakan pihaknya berencana turun langsung ke Kecamatan Batang Dua untuk meninjau kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.
“Pendataan terus kami lakukan. Semua informasi akan kami update melalui posko agar masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan tidak simpang siur,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *