TERNATE — Kisruh THR di pemkot Ternate kian meluas.Diduga ada aktor intelektual yang menyulut isu ini hingga menjadi permasalahan yang kian kompleks.
Dugaan ini merujuk pada postingan di media sosial Facebook atas nama Jasman Abubakar.Pada layar akun fb nya, warga nitizen atas nama Jasman Abubakar itu menulis status :
“THR..?1.Tunjangan Hari Raya, 2.Tunjangan Hari Rabu, 3……Silahkan lanjut kolom komentar sambil ditutup dengan ucapan #Selamat merayakan idul fitri 1447”.
Postingan itu memantik tudingan berkaitan kuat dengan isu THR pemkot Ternate yang mengemuka kencang belakangan ini. Sumber anonin ini berbicara bahwa pemilik akun itu kuat dugaan milik adik wakil walikota.Inisial JA ini diduga kuat memiliki tendensi politik mendiskreditkan nama Rizal Marsaoly agar menurun dimata ASN dan publik.Padahal, pemkot Ternate telah berulangkali melakukan klarifikasi bahwa penundaan THR karena kondisi keuangan di bulan maret dan bakal dibayar bulan april nanti.
JA yang dikonfirmasikan isu ini sampai berita ini membantahnya bahwa iya tidak punya hubungan dengan isu THR.
“Apa hubungannya THR Pemkot deng saya ???”jawab dia singkat dengan nada tanya.
Disebutkan sumber ini bahwa mantan Ketua KONI Malut yang kini terancam diproses hukum ini ditanggarai memiliki motif politik dibalik aksinya memyulut isu THR ini.
“JA punya motif interes politik dengan kakandanya wawali, konon ditargetkan melibas pak Sekkot Rizal Marsaoly yang dalam kacamata mereka orang top di birokrasi pemkot Ternate yang tengah naik daun ini harus didiskreditkan agar popularitas dan elektabilitasnya menurun “jelasnya menandaskan.
Bayangkan saja, entah perbuatan siapa, sampai permintaan maaf penundaan pembayaran THR oleh walikota ternate H.M.Tauhid Soleman kepada ASN karena kondisi keuangan diplintir sedemikian rupa karena kesalahan Sekda Rizal Marsaoly.Padahal janji sekda kota sebelumnya merupakan sebuah komitmen baik namun pada perkembangannya terkendala kondisi keuangan sehingga THR ASN ditunda sampai bulan april ini, bukan semata-mata karena kebijakan Rizal Marsaoly.”Kan terkesan kuat diplintir tuh seolah-olah masalah ini semata kebijakan sekda, seperti ini kan sudah masuk game politik nih”tukas sumber ini.
Namun demikian, JA membantahnya bahwa ia tak punya hubungan dengan THR.***


















