TERNATE — Walikota dan Wakil Waikota Ternate periode 2025-2030 Dr.H.M.Tauhid Soleman, M.Si – Nasri Abubakar genap memasuki tahun pertama kepemimpinan mereka di Pemkot Ternate sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto tanggal 20 Februari 2025.
Beradasarkan hasil evaluasi internal pemerintah Kota Ternate, Perjalanan 1 tahun pemerintahan Tauhid – Nasri telah mencapai kemajuan positif yang berarti diberbagai bidang.Target yang dicanangkan di tahun pertama : konsolidasi birokrasi, penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik berhasil dicapai.
Dr.H.Rizal Marsaoly, SE.MM., Sekertaris Daerah Kota Ternate menyatakan tahun pertama pemerintahan Tauhid – Nasri berhasil mencapai kemajuan positif diberbagai bidang.
“Untuk kinerja satu tahun implementasi visi rpjmd 2025 -2029 pak wali dan pak wakil tentu banyak hal yang telah dilakukan dalam target-target yang telah ditetapkan oleh sehingga ada beberapa poin penting perjalanan 1 tahun ini sebagai refleksi implementasi sejumlah kebijakan program kegiatan yang kemudian itu implementasi melalui tugas pokok dan fungsi dari perangkat daerah, Nah di sini terlihat bahwa cabang-capaian itu semuanya positif”
Menurut Rizal Marsaoly, capaian positif tahun pertama ini menjadi pijakan langkah implementasi tahun 2026
“nah ini tentu menjadi pijakan pertama di tahun pertama implementasi ini sebagai langkah kita menuju tahun kedua implementasi untuk 2026 yang akan dinilai 2027”
Sapaan H.Ical ini membeberkan sejumlah capaian sukses antara lain pemkot Ternate menjadi yang terbaik se provinsi Maluku Utara, meningkatnya IPM yang tertinggi se Malut, dan pembangunan infrastruktur dan pulau – pulau terluar.
“poin penting di luar IPM di luar capaian dan keberhasilan-keberhasilan lain adalah yang terkait dengan pemerintah kota itu di tahun 2025 kemarin itu, pemerintah kota berhasil menjadi yang terbaik di provinsi Maluku Utara dalam MCP KPK”ujar dia mengungkapkan.
“Nah itu terkait dengan eee MCP KPK yang di mana pemerintah kota berhasil untuk melaksanakan komitmen terkait dengan pemberantasan korupsi di Kota Ternate terhadap 8 area intervensi yang menjadi komitmen dengan komisi pemberantasan korupsi nah saya sendiri sebagai penanggung jawab dan koordinator MCP KPK Kota Ternate”
Pejabat birokrasi tertinggi di pemkot Ternate ini memaparkan bahwa visi sinergi dan kolaborasi walikota H.M Tauhid merupakan kunci sukses keberhasilan kepemimpinan Tauhid – Nasri di tahun pertama.
“ini tentu prestasi yang luar biasa sehingga kerja-kerja dan keberhasilan-keberhasilan yang kita raih termasuk MCP KPK ini adalah kerja Sinergi ini adalah bukti kerja Sinergi yang kuat kerja kolaborasi yang maksimal sehingga semua itu bersama-sama menyelesaikan tugas-tugas yang berat itu merasa ringan”ungkapnya.
“di beberapa kesempatan pak wali itu selalu menyampaikan untuk menghindari one man show itu, menghindari kerja sendiri, nah ini buktinya bahwa pemerintah kota itu mampu bekerja sama untuk yang paling penting adalah untuk kemaslahatanrakyat atau warga kota”tandasnya.
Sejauh mana keberhasilan pemerintahan Tauhid – Nasri bisa dilihat dari data terbaru yang menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ternate meningkat dari 82,59 pada 2024 menjadi 83,01 pada 2025, angka ini tetap menjadi yang tertinggi di Provinsi Maluku Utara. Selain itu, Umur Harapan Hidup naik menjadi 73,36 tahun, dan Pengeluaran Riil per Kapita masyarakat meningkat dari Rp14.731 (2024) menjadi Rp14.945 (2025).
Dalam setahun terakhir, Pemkot Ternate mencatatkan reformasi birokrasi yang progresif. Ternate menerima penghargaan dari BKN atas percepatan pembangunan manajemen talenta ASN hanya dalam waktu dua bulan.
Di sisi integritas, Ternate meraih predikat Zona Hijau Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK 2025 dengan skor 91 persen, menjadikannya daerah dengan tata kelola pencegahan korupsi terbaik di Maluku Utara. Meski terdapat pengurangan dana transfer pusat (TKD), Pemkot memastikan tidak ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN.
Infrastruktur dan Layanan Publik
Sektor infrastruktur mendapat suntikan dana sebesar Rp30 miliar dari Kementerian PUPR untuk perbaikan 27 ruas jalan vital. Selain itu, akses air bersih diperluas melalui peresmian SPAM Tobololo pada Januari 2026 yang menjangkau ribuan warga pesisir.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada wilayah BAHIM (Batang Dua, Hiri, dan Moti) untuk memastikan pemerataan layanan kesehatan, pendidikan, dan konektivitas laut hingga ke pulau terluar.
Transformasi Digital dan Kesehatan
Di bidang teknologi dan kesehatan, Kota Ternate mencatatkan prestasi mentereng:
Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025: Meraih penghargaan sebagai daerah terbaik di Indonesia Timur dari Kemenkomdigi
Google for Education: SMP Negeri 1 Ternate terpilih sebagai kandidat sekolah rujukan Google
Kota Sehat 2025: Meraih penghargaan kategori Swasti Saba Wiwerda dari Kemenkes RI untuk kedua kalinya
Pasar Tertib Ukur 2025: Penghargaan dari Kemendag RI untuk Pasar Gamalama, Kotabaru, dan Bastiong.
Pendidikan dan Perlindungan Sosial
Di sektor sosial, Ternate meraih Paritrana Award Terbaik I tingkat provinsi atas pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan terhadap pendidikan agama juga diakui melalui penghargaan dari Komda Alkhairaat dan PGM Award 2025.
Wali Kota Tauhid menegaskan, refleksi satu tahun ini adalah fondasi untuk akselerasi daya saing ke depan.
“Satu tahun bukanlah akhir perjalanan, melainkan fase penting untuk membaca arah dan memastikan fondasi pembangunan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Ternate,” pungkasnya.


















