Halmahera Selatan — Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun kepemimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin, telah menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan. Pelantikan mereka pada 20 Februari 2025 lalu menjadi moment awal perjalanan inovatif yang akhirnya membawa pulang 10 penghargaan nasional dari berbagai lembaga pemerintah pusat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Duet pemimpin yang mengusung visi “Senyum Halsel Uni” ini menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan di pulau-pulau kecil seperti Makian, Kayoa, hingga Obi. Berbagai penghargaan itu mencerminkan keberhasilan mereka dalam memperkuat layanan kesehatan, pendidikan, pengelolaan birokrasi, dan inovasi digital di wilayah kepulauan yang menantang.
Beberapa penghargaan bergengsi yang diraih antara lain Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Kesehatan RI, Penghargaan Akuntabilitas Kinerja dari Kementerian PANRB, serta Penghargaan Rocky of The Year untuk digitalisasi daerah. Tak hanya itu, Halsel juga mendapatkan pengakuan atas capaian MCP dari KPK, Opini WTP dari BPK, serta penghargaan pelayanan publik terbaik dan inovasi daerah.
Momentum pencapaian ini mempertegas misi besar mereka dalam meningkatkan daya saing, kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan akses pendidikan dan kesehatan di seluruh wilayah. Pada tahun 2025, tingkat pendidikan dasar di Halsel mencapai 96,88%, dan sejumlah program terus diperkuat agar masyarakat yang tersebar di pulau-pulau terluar merasakan manfaat pembangunan secara merata.
“Kami membangun dengan pendekatan berkelanjutan, fokus pada peningkatan kualitas layanan selain fisik. Tujuannya agar rakyat semakin sejahtera dan bangsa ini mampu bersaing secara sehat,” ujar Bassam dalam acara penerimaan penghargaan di Jakarta.
Keberhasilan ini juga tercermin dari keberhasilannya memperkuat sektor perikanan, pertanian, infrastruktur, serta pengembangan UMKM yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan rakyat. Dana APBD 2025 yang mencapai Rp2.110 miliar—naik 0,9% dari tahun sebelumnya—menjadi fondasi dalam mendukung berbagai program pembangunan tersebut.
“Penghargaan ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini instrumen strategis untuk mendorong terus inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Bassam penuh semangat.
Kepemimpinan Bassam dan Helmi yang mengedepankan kerja kolektif, tata kelola yang transparan, dan pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu membawa Halsel menuju masa depan yang lebih cerah. Mereka menunjukkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, transformasi besar untuk masyarakat tidak mustahil diwujudkan.












