banner 728x250

PT.ORMAT GEOTHERMAL INDONESIA — ISSU KEMANUSIAAN dan POLITIK INVESTASI

Sebuah Tinjauan Kritis Terhadap Oponi Mukhtar Adam.

Oleh Muslim Arbi : Direktur Gerakan Perubahan dan Indonesia Bersatu

Hari – hari sepekan ini PT.Ormat Geothermal Indonesia, perusahan yahudi, pemenang lelang proyek energi panas bumi talaga ranu di jailolo, Kabupaten Halmahera Barat menjadi trending topik di media sosial.

Pro kontra yang viral karena isu Yahudi — Israel yang melekat pada induk senmangnya: PT.Ormat Technologie Inc yang kini berbasis di Amerika Serikat.

Umat muslim yang terafiliasi di berbagai profesi ulama, pemerhati dan pengamat, serta organisasi gerakan merespon kritis dan resisten terhadap kehadiran PT.Ormat Geothermal Indonesia Basis nya “kejahatan negara Yahudi Israel terhadap bangsa Palestina.

Data menunjukan, 75.000 warga gaza menjadi korban syahid, 100.000 korban luka dan cacat, 20.000 anak – anak tak berdosa syahid di ujung moncong peluru, roket dan bom tentara IDF negara Yahudi itu.Bangsa Yahudi itu dengan alasan agama membantai warga gaza tanpa peri kemanusiaan.

Selain itu, israel juga menunjukan gelagak menganeksasi wilayah gaza sebagai bagian dari wilayah israel.Ironisnya kejahatan israel itu didukung Amarika Serikat baik dalam bentuk suplai alutsista perang maupun diplomatik global.AS yang memiliki hak veto super berulang kali menggagalkan upaya deligitimasi tindakan kejahatan israel di forum global baik PBB dan lembaga hukum international.

PT.Ormat Geothermal Indonesia Tak Sesederhana Politik Dagang.

Muncul narasi baru “tandingan” terhadap gerakan moral pro Palestina dengan tema “PT.Ormat Geothermal Indonesia sebagai pembanding atas dominasi investasi tiongkok di Indonesia”

Narasi ini bisa kita baca pada opini Mukhtar Adam, ekonom Universitas khairun yang diterbitkan media ini, edisi tanggal 24 Februari kemarin.

Mukhtar Adam dalam opininya bertajuk “Kehadiran PT Ormat Geothermal Indonesia, dan Upaya Menata Ulang Dominasi Tiongkok di Maluku Utara” memaparkan eksistensi strategis PT.Ormat Geothermal Indonesia dalam transformasi politik dagang Indonesia rezim Prabowo.
Dari Ketergantungan ke Keseimbangan Geopolitik.

Ekonom ini memaparkan bahwa “Dalam satu dekade terakhir, Indonesia mengalami pergeseran mendasar dalam orientasi ekonomi politik globalnya. Jika pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo negara ini menempatkan Tiongkok sebagai mitra utama dalam akselerasi pembangunan dan industrialisasi, maka pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terlihat upaya yang lebih eksplisit untuk menata ulang keseimbangan kekuatan ekonomi global yang beroperasi di Indonesia.

Langkah ini tidak muncul dalam ruang hampa, melainkan sebagai respons atas konsekuensi struktural dari dominasi investasi tunggal dalam sektor-sektor strategis sumber daya alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *