banner 728x250
Islam  

Keluarga Gelar Tahlilan 1 Tahun Wafatnya KH.Abd.Gani Kasuba.

TERNATE — Keluarga besar mantan gubernur Maluku Utara dua periode, almarhum KH.Gani Kasuba bakal menggelar tahlilan 1 tahun wafatnya mantan Gunernur Maluku Utara itu.

Hal itu diketahui dari undangan tahlilan yang beredar di media sosial whatssap keluarga besar Kasuba.

Dalam undangan terbuka itu, tertulis tahlilan 1 tahun wafatnya KH.Abd.Gani Kasuba akan digelar di kediaman keluarga di kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Sabtu malam, tanggal 14 Maret 2026.

Ustadz Dr.(Cand) M.Thariq Kasuba, Lc, putra sulung almarhum KH.Gani Kasuba yang dikomfirmasi membenarkan perihal ini.

“Iya benar tahlilan sabtu malam”jawab nya singkat via video calon dengan media ini.

Sapaan MTK itu berharap masyarakat menghadiri tahlilan untuk mendoakan tokoh spiritual dan pemimpin pemerintahan itu.

Nazlatun Ukhra Kasuba, putri almarhum anggota DPRD Malut turut membenarkan agenda tahlilan 1 tahun ayahnya tercinta ya ini.

“Iya pak” alas dia singkat pesan konfirmasi media ini via whatsaap.

Undangan tahlilan 1 tahun KH.Gani Kasuba juga menyertakan keterangan terkait almarhum.Tertulis Almarhum KH.Gani Kasuba lahir pada tanggal 21 desembw4 1951 dan wafat pada tanggal hari jumat, tanggal 14 maret 2025 atau bertepatan dengan tanggal 14 ramadhan 1446 Hijriah, peristiwa kematian pada bulan yang disucikan umat muslim.

Diunggah dari laman NU Online, Meninggal di bulan Ramadan dianggap sebagai salah satu tanda husnul khatimah (akhir hidup yang baik) karena terjadi pada waktu penuh berkah, rahmat, dan ampunan, di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Meski bukan jaminan mutlak masuk surga tanpa hisab, wafat saat berpuasa atau beribadah di bulan ini diharapkan mendapatkan rida Allah, terbebas dari siksa kubur, dan dibangkitkan dalam keadaan taat. 

Keutamaan Meninggal di Bulan Ramadan menurut Islam:

  • Pertanda Husnul Khatimah: Wafat di bulan suci, terutama saat berpuasa atau melakukan ibadah (seperti tarawih/tadarus), menunjukkan seseorang meninggal dalam ketaatan, yang merupakan tanda akhir yang baik.
  • Mendapat Pengampunan Dosa: Bulan Ramadan adalah bulan ampunan. Meninggal dalam keadaan berpuasa, dengan iman dan mengharap rida Allah, membuka peluang besar dosa-dosanya diampuni.
  • Terbebas dari Azab Kubur: Ada pandangan bahwa mereka yang wafat di bulan Ramadan dilindungi dari siksa kubur.
  • Pintu Surga Terbuka: Sesuai hadis, pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, sehingga diharapkan menjadi wasilah kemudahan bagi almarhum/almarhumah untuk masuk surga.
  • Dibangkitkan Sesuai Keadaan: Orang yang wafat saat beramal saleh (puasa/ibadah) akan dibangkitkan dalam keadaan taat tersebut pada hari kiamat.

Almarhum KH.Abdul Gani Kasuba merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki Maluku Utara.

Mengawali kiprahnya sebagai seorang pendakwah selama 30 tahun, sapaan karir Ustadz Gani itu dipilih oleh rakyat Maluku Utara sebagai Gubernur Maluku Utara selama dua periode.

Kiprahnya sebagai dai dan Gubernur telah menghasilkan berbagai karya monumental bagi kemaslahatan masyarakat Maluku Utara.

Sebagai pendakwan, KH.Gani Kasuba telah mencerahkan umat yang berkualitas dan berkarakter ahlakulkarimah.

Sebagai Gubernur Maluku Utara, Ustadz Gani mempersembahkan karya monumentalnya yakni Masjid Raya Shafulkhaerat dan pelaksanaan STQ tingkat nasional di Ibukota Sofifi, agenda yang menandai level nilai tawar Maluku Utara di kencah nasional.

Kepergian abadi KH.Gani Kasuba meninggalkan duka yang mendalam bagi rakyat Maluku Utara***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *