Ternate – Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Masjid Al Arqam di Kelurahan Soa Sio, Kota Ternate, kedatangan seorang intelektual muda dan dai kondang, Assoc Prof Dr. Sofyan Abas. Ia menyampaikan materi yang menginspirasi tentang pentingnya filantropi Islam berbasis ZISWAF dalam mendukung perekonomian umat yang produktif.
Sofyan Abas, yang juga dikenal sebagai ekonom dari UMMU Ternate, menegaskan bahwa zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) merupakan pondasi utama dalam struktur keuangan sosial dan ekonomi umat Islam. Menurutnya, konsep ini bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga relevan sebagai solusi modern dalam memperkuat ekonomi nasional dan global.
“Filantropi Islam berbasis ZISWAF menjadi pilihan ideal dalam mendukung ekonomi umat yang berbasis produktif,” ujar Sofyan. Ia menambahkan, sejarah menunjukkan bahwa ZISWAF telah menjadi sumber utama pendapatan negara-negara Islam sejak masa Rasulullah SAW hingga era kekhalifahan Khulafaur Rasyidin. Sistem ini, katanya, juga memperkuat struktur keuangan sosial masyarakat dan negara.
Mantan Wakil Rektor III UMMU Ternate ini memaparkan bahwa saat zaman Rasulullah, ZISWAF disimpan di baitul maal dan digunakan sebagai ‘bank’ atau kas negara untuk berbagai keperluan ekonomi dan sosial. Bahkan, sebelum Indonesia merdeka, banyak organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan NU yang memanfaatkan zakat dan infak sebagai modal utama dalam membangun ekonomi masyarakat.
“ZISWAF telah terbukti sebagai fondasi ekonomi riil dan mikro serta makro ekonomi, yang mampu memperkuat kestabilan dan kemakmuran umat,” tuturnya penuh semangat.
Ceramah ini tidak hanya memberikan wawasan sejarah, tetapi juga mengajak umat Islam untuk kembali meneguhkan peran ZISWAF sebagai instrumen utama dalam pembangunan ekonomi berkeadilan dan berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat pun diminta untuk memanfaatkan potensi filantropi ini, agar syariat islam dapat terus memberi manfaat besar dalam kehidupan nyata.
Acara ini dihadiri jamaah luas, yang antusias menyimak dan menambah pengetahuan mereka tentang pentingnya kebangkitan filantropi islam berbasis ZISWAF untuk masa depan umat dan bangsa. [Redaksi]












