Halmahera Selatan — Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, mengajak seluruh komponen strategis di daerah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Halmahera Selatan agar semakin maju dan sejahtera. Ajakan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
Seruan orang nomor satu di Halmahera Selatan itu langsung mendapat respons positif dari kalangan akademisi dan ekonom. Salah satunya datang dari Dr. Muammil Sunan, akademisi ekonomi pembangunan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
Menurut Muammil, ajakan Bupati Bassam mencerminkan model kepemimpinan pembangunan yang partisipatif, di mana pemerintah tidak berjalan sendiri, tetapi melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
“Ketika seorang bupati mengajak masyarakat untuk bergerak bersama, ia sedang menerapkan prinsip pembangunan partisipatif,” ujar Muammil.
Ia menilai, ajakan tersebut menunjukkan keinginan kepala daerah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, sehingga kebijakan pembangunan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.
“Dengan mendengar aspirasi masyarakat, kebijakan yang diambil akan lebih presisi dan tidak berujung pada proyek yang sia-sia atau bahkan mangkrak,” jelasnya.
Muammil juga menegaskan bahwa dalam pembangunan daerah, pemerintah dan masyarakat memiliki peran strategis yang saling melengkapi. Pemerintah bertindak sebagai pengarah kebijakan, sementara masyarakat menjadi kekuatan utama yang menggerakkan pembangunan.
“Pemerintah adalah nakhoda, tetapi masyarakat adalah mesin yang menggerakkan kapal daerah menuju kemajuan,” katanya.
Ia juga mengutip pemikiran pakar kepemimpinan Warren Bennis yang menyatakan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan untuk menerjemahkan visi menjadi kenyataan. Menurutnya, semangat pemimpin yang tulus biasanya terlihat dari keberanian mengambil risiko demi kepentingan publik serta konsistensi dalam mengawal kebijakan hingga tuntas.
Ajakan Bupati Bassam Kasuba kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan Halmahera Selatan dinilai sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab seorang pemimpin kepada rakyatnya.
Bagi Muammil, semangat kepala daerah dalam mendorong pembangunan merupakan “nyawa” bagi kemajuan tata kelola pemerintahan di tingkat kabupaten. “Ketika seorang pemimpin memiliki visi yang kuat, dampaknya tidak hanya terlihat pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada perubahan mentalitas aparatur serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah”pungkasnya.












